Assalammu'alaikum wr.wb

Semoga selalu dalam rahman dan rahiim-Nya

Minggu, 12 Oktober 2008

Farewell, My Friend !

Ramadhan telah usai....
Banyak nikmat yg didapat dari ramadhan tercinta. Mudah2an kita semua masih dipertemukan dengan indahnya ramadhan. Selalu ada yg bersedih setelah ramadhan pergi. Ya....bulan yg indah dan penuh berkah itu pergi begitu saja meninggalkan segudang cerita. Cerita yg menjadikan aku dan orang2 d sekitarku sadar bahwa ini bulan begitu mempesona. Jejak langkah yg penuh hidayah dalam balutan nuansa Islam yg "tiba2" mengental di pelosok negri kota minyak ini. Namun ketika ramadhan pergi....haruskah ak bersedih? Haruskah ak gembira karena tlah kuselesaikan puasaku?Yg jelas, saat hari idul fitri itu datang, tiada wajah sedih yg terpancar dari orang2 yg ak temui. Semuanya tersenyum gembira, apapun alasannya. Bersyukur kepada Dzat Pemilik kita yg tlah menghadirkan kembali idul fitri ini kepada kami. Saling bermaafan, berpelukan, cipika cipiki, dan saling mengucap "Dimulai dari angka nol lagi ya, pak/bu...."


Udah segitu ajakah makna lebaran?Kagak dunk.....kita menjelajah ke sana kemari sungkem pada yg lebih tua, termasuk presensi utk hadir di rumah orang nomor satu my company. Malam itu juga ak janjian & bertemu dgn 2 teman kantorku. Yang 1 membawa istrinya, yg 1 lg didatangi ....sopo ya. Ya gitu deh. Malam 2 syawal itu ak bertemu dgn teman kantorku,Eko Sanjaya. Masih ingat dalam pertemuan itu, ak memeluknya dan dia memelukku. Lalu kami berbagi minuman kaleng di rumah PTSI-1. 1 Syawal 1429 H itu tak kusangka menjadi pertemuan akhirku dengannya. Dia meninggal dunia dalam usia hampir 28 tahun pada 6 Syawal 1429 H. Semua orang sedih sekaligus tidak percaya. Orang paling ceria di ADP PT.SI itu meninggalkan kami utk selama-lamanya. Ak gak tau apa yg harus ak ucapkan saat itu. Beberapa teman kantorku yg wanita menangis tersedu-sedu. Mbak Elly, Yanti, Mbak Merry, Wiwik, Mbak Sri,Mbak Rina. Semuanya sedih, karena emang kami telah kehilangan teman kami yg ceria dan suka melucu. Gak ada lagi yg nasi lebih yg bisa ditumpahkan di piringnya, gak ada lagi yg akan mengolok2 ak dan teman2 yg lain. Selamat jalan, Eko Sanjaya. Semoga engkau menerima tempat yg layak di sisi Allah Azza Wa Jalla. Teman2, tetaplah semangat menyambut hari esok. Selalu ada jalan utk menyelamatkan hari. Kita doakan dan support keluarganya, agar tetap tabah dan ikhlas menghadapi ujian yg Allah berikan. Farewell, my friend Eko Sanjaya. Doa kami sennatiasa bersamamu.

1 komentar:

Umi'na Mila mengatakan...

Yuppp, memang sudah beberapa waktu lalu Eko meninggalkan kita semua, tepatnya 6 okt 2008. tapi tetap aja rasa kehilangan itu ada, terutama ketika kita mengenang kelucuan dan kegokilannya...itu....Yah, memang umur, rejeki, dan jodoh adalah rahasia Allah SWT yang sudah dituliskan sejak kita lahir. Tapi....aku juga bertanya pada diriku sendiri...sudah siapkah aku, rasanya masih teramat sangat luar biasa tidak siapnya aku........... Yah........Eko, selamat jalan, kita memang sudah gak bisa lucu-lucuan seperti dulu lagi....tapi kamu selalu ada dalam kenangan kami, teman-temanmu.Good bye my friend...........take care....

PS: Pri, tenang aja, jgn sedih gak ada yang olokin kamu lagi....masih ada yang lain kok, heheheheh.....