Assalammu'alaikum wr.wb

Semoga selalu dalam rahman dan rahiim-Nya

Rabu, 27 Februari 2008

Keajaiban Air

"Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang
hidup." (Q.S. Al Anbiya :30)

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua ikan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku Air


Air murni dari mata air di pulau Honshu dido`akan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai minus 5C laboratorium, kemudian difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera
kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.
Percobaan di ulangi dengan membacakan kata "arigato (terimakasih dlm bahasa jepang)" di dalam botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat
indah. Lalu di coba dengan menghadapkan tulisan hurup jepang,"Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama.

Selanjutnya di tunjukkan kata "setan". Kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik sympony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika Musik heavy metal di perdengarkan, kristal hancur. Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan do'a secara Islam, terbentuk kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan,

subhanallah..!

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan kemudian di undang ke Markas Besar PBB
di New York untuk mempresentasikan temuan pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya " The Hidden Message in Water", Dr.
Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin
dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang di
doakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu, hal ini kita anggap musrik, atau paling sedikit kita anggap sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri dari air. Otak 74.5%, Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Rasulullah saw, bersabda, "ZamZam Lima Syuriba
Lahu," Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat
yang meminumnya. Barang siapa minum supaya kenyang,
dia akan kenyang. Barang siapa minum dengan niat
kesembuhan, Insya Allah dia akan sembuh. Subhanallah !

Pantaslah air Zamzam begitu berkasiat karena ia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahunsejak Nabi Ibrohim a.s. Seorang ilmuwan jepang telah merintis. Sudah sepantasnya ilmuwan muslim harus melanjutkan berdasarkan Al Quran dan hadis, Wallahu a`lam

Selengkapnya.....

Shalat Tahajjud Menyehatkan Anda

Dan pada sebagian malam bertahajjudlah dengannya sebagai tambahan
Bagimu mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji".
/(Surat al-Isra', ayat 79)



Mengapa Allah menyuruh Kita bangun ditengah malam untuk melaksanakan
Shalat tahajjud di tengah malam? Apa rahasia dibalik perintah Allah
Tersebut? Apakah betul orang-orang yang bertahajjud ditengah malam akan
Diangkat Allah ke tempat yang terpuji?

*Shalat Tahajjud, Stres Dan Hormon Kortisol (Hormon Stres)*
Siapa bilang ajaran dalam agama Islam hanya dogma Dan doktrin. DR.
Muhammad Soleh, dosen IAIN Surabaya, telah mampu membantah pandangan
Tersebut melalui desertasi yang IA pertahankan sehingga mendapatkan
Gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana
Universitas Surabaya, dengan judul "Pengaruh shalat Tahajjud terhadap
Peningkatan perubahan respon ketahanan tubuh imunologik: Suatu
Pendekatan Psikoneuroimunologi", menyimpulkan jika Anda melakukan shalat
Tahajjud secara rutin, benar gerakannya, ikhlas Dan khusyu' niscaya Anda
Akan terbebas dari penyakit infeksi Dan kanker.

Desertasi ini melibatkan 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok
Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa, hanya 23 yang sanggup
Yang sanggup menjalankan shalat tahajjud selama satu bulan penuh.
Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan shalat tahajjud
Selama dua bulan. Shalat tahjjud dimulai pukul 2.00-3.30 wib sebanyak 11
Rakaat, dengan dua rakaat sebanyak 4 kali Dan ditutup shalat witir
Sebanyak tiga rakaat. Dan selanjutnya hormon kortisol (hormon stres)
Dari 19 siswa tersebut diperiksa di tiga laboratorium di Surabaya
(Pramitha, Prodia Dan Klinika).

Apa yang terjadi? Para siswa yang shalat tahajjud dengan rutin Dan
Ikhlas berbeda dengan siswa yang tidak melaksanakan shalat tahajjud.
Mereka yang melaksanakan shalat tahajjud tersebut memilki kadar hormon
Kortisol yang rendah. Hal ini menandakan mereka memiliki ketahanan tubuh
Yang kuat Dan kemampuan individu yang tangguh sehingga mampu
Menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil.

Hormon kortisol merupakan salah satu hormon stres. Kadar hormon ini
Semakin meninggi ketika Kita dalam keadaan stres. Dengan kadar hormon
Yang meninggi Kita lebih mudah berbuat salah, sulit berkonsentrasi Dan
Daya ingat Kita kurang baik. Hormon ini oleh pakar kesehatan dijadikan
Tolak ukur untuk tingkat/derajat stres seseorang. Makin stres seseorang
Maka hormon kortisol semakin meninggi dalam darahnya. Hormon kortisol
Memiliki kadar tertinggi di waktu tengah malam hingga di waktu pagi,
Terutama pagi-pagi sekali (normal di pagi Hari berkisar 38-690
Nmol/liter, sedangkan malam-nya 69-345 nmol/liter).

Stres Dan depresi menjadi penyakit yang lazim di zaman sekarang ini.
Stres sebenarnya keadaan yang positif bagi Kita jika digunakan dalam
Keadaan yang masih wajar. Jika berlebihan maka kadar hormon adrenalin
Dan hormon kortisol akan meningkat sehingga menganggu sistem kekebalan
Tubuh yang akhirnya Kita mudah terkena infeksi, penyakit maag, asma, Dan
Memperburuk penyakit degenaratif kronis (kanker, diabetes, rematik Dan
Lain-lain).

Dengan shalat tahajjud yang dilakukan secara rutin, ikhlas Dan
Khusyu'akan mampu menciptakan karakter baru serta tangguh bagi
Pelaksananya, sehingga Kita akan memiliki persepsi Dan motivasi yang
Positip yang nantinya akan terhindar dari stres. Mungkin itulah maksud
Firman Allah pada surah Al-Isra', ayat 79 diatas tentang diangkatnya
Para pelaksana shalat tahjjud ke tempat yang terpuji. Allahua'lam.

*Mengapa Harus Tengah Malam?*
Kata tahajjud terambil dari kata hujud yang berarti tidur. Kata tahajjud
Dipahami oleh al-Biqai dalam arti tinggalkan tidur untuk melakukan
Shalat. Shalat ini juga dinamakan Shalat Lail/Shalat Malam, karena IA
Dilaksanakan di waktu malam yang sama dengan waktu tidur. Shalat ini
Terdiri dari dua sampai dengan delapan rakaat.

Apa rahasia bangun di tengah malam untuk shalat tahajjud? Hal ini telah
Dijawab Allah pada surat al-Muzzammil, ayat ke 6-7, berbunyi:
"Sesungguhnya bangun di waktu malam, dia lebih berat Dan bacaan di waktu
Itu lebih berkesan. Sesungguhnya bagimu di siang Hari kesibukan yang
Panjang."

Dari ayat tersebut Ada dua hal yang begitu mengesankan Kita. Pertama,
Sengaja untuk bangun malam. Kedua, bacaan di malam Hari memilki efek Dan
Dampak yang lebih mengesankan. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan
Oleh orang memiliki niat yang kuat pula. Niat yang yang kuat pasti
Didorong oleh motivasi yang kuat, sehingga pekerjaan tersebut akan
Dilakukan dengan ikhlas Dan bersungguh-sungguh.

Shalat tahajjud dilakukan setelah tidur. Apa manfaatnnya pula? Bangun
Tidur pasti pikiran Kita lebih fresh-segar. Bayangkan dalam satu Hari,
Jantung Kita berdetak sebanyak 100.000 kali, darah Kita mengalir melalui
17 juta mil arteri, urat darah halus Dan juga pembuluh-pembuluh darah.
Tanpa Kita sadari rata-rata sehari Kita berbicara 4.000 kata, bernafas
Sebanyak 20.000 kali, menggerakkan otot-otot besar sebanyak 750 kali,
Dan mengopersikan 14 milyar sel otak.

Manusia perlu istirahat. Dan tidur adalah istirahat yang sangat baik
Menurut ilmu kesehatan. Dengan tidur berarti terjadi proses pemulihan
Sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi dengan
sangat baik. Tak heran kalau Allah berkehendak agar shalat tahjjud
dikerjakan setelah tidur. Kurang baik jika dilakukan langsung setelah
kita begadang malam. Dengan pikiran yang fresh akan membantu kita untuk
lebih khusyu' memaknai ayat-ayat Allah yang kita baca.

Bacaan di malam hari lebih mengesankan dibandingkan di siang hari,
mengapa demikian? Pernahkan kita mengingat orang atau teman kita yang
hobinya bermain break-breakan (orari). Mereka lebih senang akan memilih
berkomunikasi di malam hari kira-kira mulai pukul 02.00-04.00 tengah
malam. Kalau kita tanya kenapa mereka suka ngebreak di waktu tersebut,
mereka menjawab suara yang dihasilkan di waktu itu lebih cukup bagus dan
jernih, walaupun daya jangkaunya sangat jauh. Berbeda dengan siang hari
suara breaker tidak begitu jelas banyak frekuensi lain yang menganggu.

Ini menandakan bangun di tengah malam dan bershalat tahajjud sangat baik
untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dan komunikasi yag kita lakukan
semuanya berbasis pada pancaran energi. Penulis punya pengalaman menarik
terhadap seseorang yang berumur setengah baya ketika berbicara dalam
sebuah forum, dimana tutur katanya begitu santun didengar, wajahnya
penuh percaya diri dan enak untuk dipandang, memiliki karakter yang kuat
untuk mempengaruhi orang yang berinteraksinya dengannya. Pada sebuah
kesempatan penulis bertanya :"Apa kira-kira rahasia kelebihan yang
saudara miliki selama ini?". Ia menjawab dengan singkat dan
santun,"Disiplinkan diri dengan bershalat tahajjud!".

*Meditasi dan Tahjjud*
Meditasi berarti keheningan, diam dan kesendirian. Keheningan muncul
apabila pikiran sadar kita telah berhenti sepenuhnya. Diam berarti
berhentinya aktivitas fisik sedangkan kesendirian berati kita harus
melakukanya sendiri tanpa bantuan, tuntutan, atau kehadiran orang lain.

John Kehoe, penulis buku terlaris 'Mind Power' pernah melakukan tapa
brata dengan menyingkirkan diri dari hiruk piruk dunia, kemudian menyepi
didalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini ia lakukan untuk
menembus batas kesadaran tertinggi atau lapiasan terdalam pikiran bawah
sadarnya melalui kesunyian dan pencarian diri.

Banyak dari mereka melakukan metoda meditasi lewat relaksasi senam
ringan, olah napas, pindah ketempat yang sunyi dengan menghidupkan
kaset-kaset, CD pencerahan. Bahkan ada yang menggunakan aroma terapi
wewangian, tak heran terlalu besar biaya yang dikeluarkan hanya untuk
bermeditasi saja.

Padahal Allah telah memberikan jalan alternatip ke kita pada 14 abad
yang lalu untuk lebih dekat dengan-Nya lewat pelaksanaan shalat malam,
karena shalat adalah salah satu bentuk meditasi. Selama ini kita
terjebak pada belenggu diri kita sendiri yang menjadikan shalat sebagai
kewajiban semata bukan sebuah kebutuhan, kalau tidak shalat akan masuk
neraka, terkesan Tuhan yang membutuhkan kita. Ironis.

Padahal untuk melakukan shalat tahjjud kita tak perlu ke hutan,
mengasingkan diri, cukup bangun di tengah malam kemudian berwudu'
(bersuci) secara sederhana menurut rukun dan syaratnya. Tak perlu biaya
mahal, hanya perlu tempat dan sajadah yang bersih

Selengkapnya.....

Selasa, 26 Februari 2008

Mengetahui Kepercayaan Diri

Semasa kanak-kanak pelari Amerika Wilma Rudolp mendapat polio yang menyebabkan dia pincang. Tapi dia berusaha untuk mengatasi rasa rendah diri. Dia berusaha mengatasi kelemahan-kelemahannya dan pada Olimpiade Roma tahun 1960 dia mencapai kemenangan


Ini tidak berarti bahwa tiap korban polio dapat menjadi juara Olimpiade, karena ini tergantung pada kemampuan pisik dan juga pada cita-cita dan kesanggupan menjalani latihan. Ahli ilmu jiwa yang terkenal Alfred Adler mencurahkan hidupnya pada penyelidikan rasa rendah diri. Dia mengatakan bahwa kebutuhan manusia yang paling penting adalah kebutuhan akan kepercayaan diri dan rasa superioritas. Dalam hubungan dengan orang lain rasa rendah diri terlihat sebagai rasa malu, kebingungan, rendah hati yang berlebihan, kemasyhuran yang besar, kebutuhan yang berlebihan untuk pamer dan keinginan yang berlebih-lebihan untuk dipuji. Kepercayaan pada diri sendiri yang sangat berlebihan tidak selalu berarti sifat yang positif. Ini umumnya dapat menjurus pada usaha tak kenal lelah. Orang yang terlalu percaya pada diri sendiri sering tidak hati-hati dan seenaknya. Tingkah laku mereka sering menyebabkan konflik dengan orang lain. Seseorang yang bertindak dengan kepercayaan pada diri sendiri yang berlebihan, sering memberikan kesan kejam dan lebih banyak punya lawan dari pada teman. Menurut pendapat ahli ilmu jiwa ada dua cara manusia beraksi untuk menutupi rasa rendah diri, yaitu menyerah dan kompensasi. Menyerah berarti bahwa rasa rendah diri dianggap sebagai perbaikan terhadap kepercayaan pada diri sendiri yang dapat dicapai. Aldler menyadari bahwa rasa rendah diri sering dikompensasi. Kompensasi ini mengambil berbagai bentuk. Salah satu cara adalah kompensasi langsung seperti yang dilakukan oleh Wilma Rudolph, yang terkena polio. Orang yang tak yakin tentang dirinya mencari kompensasi untuk menutupi rasa rendah dirinya justru dalam bidang kekurangannya. Satu contoh lain untuk menggambarkan ini adalah seorang Yunani yang bernama Demosthrena. Walaupun waktu anak-anak dia gagap tapi dia dapat membuat dirinya menjadi seorang pembicara yang cemerlang melalui latihan yang berat. Cara kedua adalah kompensasi dalam bidang lain. Untuk mengkompensasikan suatu kelemahan, beberapa kemampuan lain diperkembangkan dengan sangat sempurna. Misalnya seseorang yang lemah dan tidak menonjol dalam olahraga, dengan ketekunan luar biasa mencapai hasil yang sangat baik dalam kegiatan intelektual. Orang lain yang tak maju dalam pekerjaannya mungkin punya suatu dengan hobby di mana dia mencurahkan seluruh tenanganya. Dengan kepuasan yang diperoleh melalui kompensasi ini rasa percaya pada diri sendirinya menjadi naik. Kemungkinan ketiga adalah kompensasi dengan rasa percaya pada diri sendiri yang palsu. Jika seseorang tak berhasil menaikkan kepercayaan pada diri sendiri dengan latihan langsung atas kelebahannya atau dengan mengembangkan bakat pengganti, maka dia akan beralih pada penipuan diri sendiri. Dalam melakukan hal ini, dia tidak hanya menipu orang lain, tapi juga menipu dirinya sendiri. Bentuk tingkah laku kompensasi seperti ini adalah keras kepala, dogmatis, menggunakan sikap menakut-nakuti dan menentang. Perasaan rendah diri tidak disesuaikan tapi ditekan. Jadi kepercayaan pada diri sendiri yang diperlihatkan oleh orang yang dogmatis, orang yang banyak omong dan keras kepala tidaklah jujur dan mudah digoyahkan. Oleh karena itu penting bahwa saudara tidak bersandiwara dengan rasa kepercayaan diri sendiri saudara tetap mengembangkannya dari dalam kepribadian saudara sendiri. Jauh lebih penting lagi bagi saudara untuk tidak hanya mengkompensasikan suatu kelemahan dengan suatu kelebihan, tapi juga bahwa saudara dapat menerima sebagaimana adanya. Hanya dengan cara begitu dapat diletakkan dasar untuk kepercayaan diri yang baru dan sehat. Sepuluh petunjuk untuk meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri. 1. Sebagai langkah pertama carilah sebab-sebab saudara merasa rendah diri. Sekali saudara mengetahui sebab-sebab itu maka saudara sudah mendapatkan prasyarat yang sangat penting untuk suatu perbaikan kepercayaan diri sendiri yang direncanakan. 2. Atasi kelemahan saudara. Hal yang penting adalah saudara harus memiliki kemauan yang kuat. Karena hanya dengan begitu saudara akan memandang suatu perbaikan yang kecil sebagai keberhasilan yang sebenarnya. 3. Cobalah kembangkan bakat dan kemampuan saudara lebih jauh. Dengan begitu saudara mengadakan kompensasi bagi kelemahan saudara, sehingga kelemahan itu tidak penting lagi bagi saudara. 4. Bahagialah dengan keberhasilan saudara dalam suatu bidang tertentu dan janganlah ragu-ragu untuk bangga atasnya. Perkiraan saudara sendiri atas keberhasilan saudara adalah lebih penting untuk kesadaran diri saudara sendiri dibandingkan dengan pendapat orang lain. 5. Bebaskan diri saudara dari pendapat orang lain. Janganlah berbuat berlawanan dengna keyakinan saudara sendiri. Hanya dengna begitu saudara akan merasa merdeka dalam diri sendiri dan yakin. 6. Jika misalnya saudara tidak puas dengan pekerjaan saudara tapi tidak melihat sesuatu kemungkinanpun untuk memperbaiki diri saudara, maka kembangkanlah bakat-bakat saudara melalui sesuatu hobby. Dengan begitu saudara dapat mengkompensasikan kekecewaan dan dapat menjaga diri dari ketidak yakinan atas diri sendiri. 7. Jika saudara diminta untuk melakukan pekerjaan yang sukar, cobalah melakukan pekerjaan tersebut dengan rasa optimis. Jika anda takut melakukan tugas itu, maka di masa depan saudara akan kurang percaya pada kemampuan saudara sendiri dan akhirnya gagal dalam tugas yang tak begitu sulit. 8. Jangna terlalu bercita-cita, karena cita-cita yang kelewat batas tidak baik. Makin besar cita-cita saudara, maka akan semakin sulit bagi saudara untuk memenuhi tuntutan yang tinggi itu. 9. jangna terlalu sering membandingkan diri saudara dengan orang lain. Ada banyak hal yang dapat dilakukan lebih baik oleh orang lain dibanding dengan saudara. Jika saudara terus menerus membandingkan diri saudara dengan orang lain maka ada kemungkinan saudara akan kecewa dnegan diri saudara sendiri. Dan ini tidak baik bagi harga diri saudara sendiri. 10. Janganlah mengambil sebagai motto ungkapan yang berbunyi, apapun juga yang dilakukan dengan baik oleh orang lain sayapun harus dapat melakukannya; karena tak seorangpun dapat mempunyai hasil yang sama dalam tiap bidang

Selengkapnya.....